INOVASI PELAYANAN PERPUSTAKAAN DI MASA PANDEMI COVID- 19 DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN JAWA BARAT

Authors

  • Muhammad Rizki Syamsudin Universitas Padjadjaran
  • Sukaesih Universitas Padjadjaran
  • Evi Nursanti Rukmana Universitas Padjadjaran
  • Encang Saepudin

DOI:

https://doi.org/10.37108/shaut.v13i1.356

Keywords:

perpustakaan, Inovasi pelayanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat

Abstract

Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia juga indonesia Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat memberlakukan beberapa inovasi pelayanan guna teteap memenuhi kebutuhan informasi masyarakat pemustaka khususnya di wilayah Jawa Barat. Inovasi ini diberlakukan terhitung mulai bulan Juni 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Adapun inovasi yang diberlakukan adalah inovasi layanan sirkulasi terbatas dengan sistem akses tertutup (closed access system) dan layanan referensi terbatas. Kedua layanan ini diberlakukan dengan menerapkan protokol kesehatan guna menekan angka persebaran Covid-19. Layanan perpustakaan yang diberlakukan diminati oleh masyarakat hal tersebut dilihat dari jumlah pemustaka yang terus meningkat sejak pelayanan ini diberlakukan pada bulan Juni 2020. Lewat inovasi pelayanan yang diberlakukan harapannya pelayanan tetap berlangsung dan angka persebaran Covid-19 di Jawa Barat dapat ditekan. Inovasi dari pelayanan yang diberlakukan adalah metode, metode haruslah beragam namun yang terpenting adalah mempertahankan esensi dari pelayanan yang hendak diberlakukan.

References

Ancok, D. (2012). Psikologi Kepemimpinan dan Inovasi. Penerbit Erlangga.

Bafadal, D. I. (1991). Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Journal of Chemical Information and Modeling.

Benson, J., Bopp, R. E., & Smith, L. C. (1992). Reference and Information Services: An Introduction. Journal of Education for Library and Information Science. https://doi.org/10.2307/40323265

Clark, J., Good, B., & Simmonds, P. (2008). Innovation in the Public and Third Sector. Working Paper from National Endowment for Science Technology and the Arts (NESTA).

Dinas Perpsutakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat. (2017). Sejarah Lembaga. http://dispusipda.jabarprov.go.id/profil/sejarah_lembaga

International Federation of Library Asociation and Instituion (IFLA). (2001). The Public Library Service?: UNESCO Guidelines for Development. 97.

Muchyidin, A. S. (1954). Panduan Penyelenggaraan Sekolah dasar. Geger Sunten.

Paramita, M. (2020). Bersiap dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal). Www.Skata.Info. https://skata.info/article/detail/690/bersiap-dengan-adaptasi-kebiasaan-baru-new-normal

Reference and User Service Asociation. (2008). Definition of Reference. http://www.ala.org/rusa/guidelines/definitionsreference

Sinambela, L. P. (2011). Reformasi Pelayanan Publik?: Teori, Kebijakan dan Implementasi. In Bumi Aksara.

Sjahrial, R., & Pamuntjak. (2000). Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan. Penerbit Jambatan.

Sumardjii, P. (1991). Perpustakaan, Organinasi dan Tata kerja. Kanusius.

Sutarno, N. (2010). Perpustakaan dan Masyarakat. Perpustakaan Dan Masyarakat.

Winoto, S.?; Y. (2019). Dasar-dasar Pelayanan Perpustakaan (Y. Wioto (ed.)). Intishar Publishibg.

Yusup, P. M. (2016). Ilmu Informasi, Komunikasi, dan Kepustakaan. In Ilmu Informasi, Komunikasi, dan Kepustakaan.

Zacharias, M. E., Saldaña, J., & Saldana, J. (2002). Longitudinal Qualitative Research: Analyzing Change through Time. Canadian Journal of Education / Revue Canadienne de l’éducation. https://doi.org/10.2307/1602237

Downloads

Published

2021-12-23