STRATEGI PENINGKATAN MUTU PUSTAKAWAN SEBAGAI INFLUENCER LITERASI DIGITAL: ANALISIS KONTEN DI SOSIAL MEDIA

Authors

  • Fitra Hidayat Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.37108/almaarif.v6i1.2506

Keywords:

Pustakawan, Literasi Digital, Media Sosial, Influencer, Transformasi, Informasi

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan masifnya penggunaan media sosial telah mengubah pola pencarian, produksi, dan konsumsi informasi masyarakat. Dalam konteks ini, pustakawan tidak lagi hanya berperan sebagai pengelola koleksi informasi, tetapi juga sebagai agen edukatif yang mampu memengaruhi perilaku literasi digital masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pustakawan sebagai influencer literasi digital melalui pemanfaatan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi konten media sosial pustakawan dan studi literatur terkait literasi digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa pustakawan yang aktif di media sosial mampu membangun kepercayaan publik, menyebarkan informasi yang kredibel, serta mengedukasi masyarakat dalam menghadapi hoaks, disinformasi, dan penyalahgunaan informasi digital. Media sosial menjadi sarana strategis bagi pustakawan untuk meningkatkan kesadaran literasi digital, khususnya pada generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi digital pustakawan agar peran sebagai influencer literasi digital dapat dijalankan secara optimal dan berkelanjutan.

References

Abidin, C. (2016). “Visibility labour: Engaging with Influencers’ fashion brands and #OOTD advertorial campaigns on Instagram.” Media International Australia, 161(1), 86–100.

Afrina, C., Zulaikha, S. R., & Jumila. (2024). The Low Level of Digital Literacy in Indonesia: An Analysis of Online Media Content. Record and Library Journal, 10(2), 374-387. https://ejournal.unair.ac.id/RLJ/article/view/63527

Antara News. (2024). Perpusnas pilih Edi Wiyono jadi pustakawan paling berprestasi 2024. Diambil dari https://www.antaranews.com/berita/4170357/perpusnas-pilih-edi-wiyono-jadi-pustakawan-paling- berprestasi-2024

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Coiro, J. (2014). Digital literacy: An evolving definition. In Handbook of Research on New Literacies.Routledge.

Fajriah, O., Handriyani, K., Sulaeman, E. G. W., & Yunus, S. (2025). Dampak Media Sosial Terhadap Pengembangan Kemampuan Literasi Digital Mahasiswa. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 12(12), 31–40. https://ejournal.warunayama.org/index.php/sindorocendikiapendidikan/article/view/11216

Fatmawati, E. (2017). Dampak Media Sosial Terhadap Perpustakaan. LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan, 5(1), 1-10. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/libraria/article/view/2250

Freberg, K., Graham, K., McGaughey, K., & Freberg, L. A. (2011). Who are the social media influencers?Public Relations Review, 37(1), 90–92. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2010.11.001

Idza, A. A., Putri, S. H., & Sugiarta, N. (2023). The Utilization of New Media in Supporting Digital Literacy during the Covid-19 Pandemic: A Phenomenological Study of the Use of "Digilib Praja". Indonesian Journal of Librarianship, 3(1), 1-10. https://ejournal.ipdn.ac.id/IJOLIB/article/view/2771

Jati Suwito, N. B. P., & Zamzani, Z. (2019). The Importance of Digital Literacy in Social Media for Indonesian Netizen. Proceedings of the 1st Seminar and Workshop on Research Design, for Education, Social Science, Arts, and Humanities, SEWORD FRESSH 2019, 1-10. https://eudl.eu/doi/10.4108/eai.27-4- 2019.2286876

Kumbhar, R. (2020). “Library 4.0: Technological transformation of modern libraries.” International Journal of Library and Information Studies, 10(1), 23–30. https://ijlis.org/img/2020_Vol_10_Issue_1/23-30.pdf

Liputan6. (2024). Inkubator literasi: Cara Edi Wiyono temukan bakat penulis hebat di daerah. Diambil dari https://www.liputan6.com/regional/read/5632775/inkubator-literasi-cara-edi-wiyono-temukan-bakat-penulis-penulis-hebat-di-daerah

Methasary, R. (2024). Kompetensi Literasi Digital Pustakawan dalam Pengelolaan Konten Instagram (Studi Kasus di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia). Tesis S2 Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/245404

Nadia AKurung Buka. (2024). Belajar dari pustakawan terbaik 2024: UPA Perpustakaan UNTIRTA hadirkan Edi Wiyono. Diambil dari https://www.kurungbuka.com/belajar-dari-pustakawan-terbaik-2024-upa- perpustakaan-untirta-hadirkan-edi-wiyono

Nur Rizky, M. R. (2024). Analisis Literasi Digital Pustakawan Dalam Menghadapi Era Transformasi Masyarakat Informasi. TADWIN: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 5(1), 21-28. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tadwin/article/view/21408

Oktaviani, N., Salsabila, L., Soleha, S., Agustina, W., Syarkawi, S., & Al-Ra’zie, Z. H. (2023). Penyuluhan Literasi Digital: Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial Di Usia Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 1(6), 1-10.https://jurnalpengabdianmasyarakatmentari.com/index.php/jpmm/article/view/50

Safira, F., & Irawati, I. (2020). Hubungan Literasi Media Sosial Pustakawan Perguruan Tinggi dengan Kualitas Pemanfaatan e-Resources Perpustakaan. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan, 6(1), 1-10. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/lpustaka/article/view/25325

Setyawati, N., Maspuroh, U., & Rosalina, S. (2021). Pengaruh Literasi Digital terhadap Pemahaman Bacaan Cerpen pada Kalangan Remaja Pengguna Media Sosial Aktif. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(4), 1-10. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/article/view/40124

Downloads

Published

2026-06-30