STRATEGI EFEKTIF UNTUK MENGINDEKS DAN MENGORGANISIR KOLEKSI PERPUSTAKAAN AGAR MUDAH DIAKSES OLEH PENGGUNA

Authors

  • Fadhlan Ash Shiddiqy Universitas Negeri Padang
  • Elva Rahmah Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.37108/almaarif.v6i1.2495

Keywords:

Manajemen koleksi perpustakaan, Aksesibilitas Informasi

Abstract

Pengelolaan koleksi yang baik menjadi kunci utama dalam menentukan kepuasan pemustaka, tentu saja di era digital sekarang banyak dikalangan masyarakat yang mencari,menggali bahkan menelusuri sebuah informasi untuk melakukan penelitian. dengan adanya sebuah koleksi yang terorganisir dan mudah diakses itu semua akan membantu peneliti atau masyarakat lain menemukan informasi yang ia butuhkan. Namun tantangan utama yang sering dihadapi adalah kurang efektifnya sistem pengindeksan dan pengorganisasian koleksi, yang berdampak pada kesulitan pengguna dalam menemukan sumber informasi yang dibutuhkan. Kurangnya strategi yang tepat dalam mengelola koleksi dapat menyebabkan penumpukan informasi yang tidak terstruktur serta menghambat proses pencarian data, sehingga menurunkan kualitas pelayanan perpustakaan dan kepercayaan publik .Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi yang efektif dalam pengindeksan dan pengorganisasian koleksi perpustakaan, sehingga koleksi tersebut dapat diakses oleh pengguna secara lebih cepat, tepat, dan efisien. Selain itu, tulisan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan sulitnya temu balik informasi di perpustakaan serta meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna.Berikut bagian tujuan untuk artikel dengan judul “Strategi Efektif untuk Mengindeks dan Mengorganisir Koleksi Perpustakaan agar Mudah Diakses oleh Pengguna”. Penelitian ini menggunakan literatur review berdasarkan 10 artikel  yang ditelaah (5 dalam negri dan 5 luar negri) yang dipilih berkaitan dengan judul yang sedang diteliti yaitu “strategi yang efektif untuk mengindeks dan mengorganisir koleksi perpustakaan agar mudah diakses oleh pengguna”. Berdasarkan 10 artikel yang ditelaah ditemukan bahwa penggunaan sistem pengindeksan yang baik serta organisasi koleksi yang terstruktur dapat meningkatkan kecepatan dan kemudahan akses pengguna terhadap sumber informasi. Pengelolaan koleksi perpustakaan yang terintegrasi dengan teknologi pengindeksan adalah kunci utama dalam memudahkan akses informasi bagi pengguna.

References

Abdullah, A., & Rahman, F. (2021). Penerapan Integrated Library System (ILS) dalam pengelolaan koleksi perpustakaan. Jurnal Teknologi Informasi Perpustakaan, 5(2), 44–55.

American Library Association. (n.d.). Library collection development guidelines. ALA Publications.

Arum, P., & Marfianti, D. (2021). Program motivasi guru dalam meningkatkan minat baca siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(3), 210–223.

Bawden, D., & Robinson, L. (2012). Introducing to information science. Facet Publishing.

Basuki, S. (1993). Pengantar ilmu perpustakaan. Gramedia Pustaka Utama.

Bullis, D. R., & Smith, L. (2011). Conspectus and collection mapping: Tools for academic libraries. Collection Building, 30(4), 150–159.

Chowdhury, G. G. (2010). Introduction to digital libraries. Facet Publishing.

Demas, S., & Miller, M. E. (2012). Collection evaluation in academic libraries: Concepts and practice. Library Resources & Technical Services, 56(4), 199–213.

Eliani, N. (2007). Pengelolaan koleksi perpustakaan daerah dan tantangannya. Jurnal Perpustakaan Daerah, 2(1), 33–44.

Evans, G. E., & Saponaro, M. Z. (2005). Developing library and information center collections (5th ed.). Libraries Unlimited.

Fatwa, A. N. (2020). Konsep manajemen koleksi perpustakaan dan implikasi kebijakan. Jurnal Kebijakan Informasi, 8(2), 77–89.

Gwynn, D. (2019). Library publishing and its implications for metadata and collection management. Canadian Journal of Academic Librarianship, 5(1), 55–70.

Heisserer-Miller, R., & McAlister, L. R. (2023). New horizons for academic library collection development: Creating a community curated collection through student empowerment. Journal of Library Outreach and Engagement, 3, 119–135.

Hermawan, A., Putri, S., & Nugroho, B. (2020). Strategic planning for library facilities, infrastructure, and collection development in supporting academic activities. Journal of Library and Educational Facilities Management, 7(1), 55–68.

Hider, P. (2012). Information resource description: Creating and managing metadata. Facet Publishing.

Jamaluddin, J., Sumirah, S., & Hariyati, R. (2022). Pengolahan koleksi perpustakaan daerah: Studi kasus Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 9(1), 44–56.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Badan Bahasa.

Kohn, K. C. (2015). Collection development strategies: Concepts and practices. Technical Services Review, 33(2), 141–159.

Kohar, A. (2003). Teknik penyusunan kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan: Suatu implementasi studi retrospektif. Media Pratama.

Larson, J. (2012). CREW: A weeding manual for modern libraries. Texas State Library and Archives Commission.

Levenson, H. N. (2019). Responsive collection development policies in academic libraries. American Journal of Library Policy, 11(3), 77–95.

Liu, Y., & Wang, H. (2020). Professional competencies in library collection organization. International Journal of Library Science, 6(2), 55–63.

Lukes, R. (2016). Effective e-book collection development policies. Journal of Digital Library Policy, 4(2), 80–95.

Magdalena, S., & Nurdiyanti, L. (2020). Evaluasi layanan perpustakaan sekolah dan strategi pengembangan koleksi. Jurnal Pendidikan Informasi, 7(2), 55–67.

McMenemy, D. (2017). Collection maintenance and long-term preservation in public libraries. Journal of Library Management, 13(1), 20–33.

Mustafa, R. (2018). Manajemen pengolahan koleksi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi. Record and Library Journal, 4(1), 33–41.

Nelson, G. M. (2020). Criteria and tools for effective collection weeding. Journal of Public Library Services, 18(2), 66–80.

OCLC. (2016). Conspectus: Collection assessment and development. OCLC.

O’Neill, J. (2019). The role of training in enhancing library collection management. Journal of Library Operations, 10(1), 15–27.

Prayitno, D. E. (2022). Manajemen koleksi perpustakaan perguruan tinggi: Studi kasus. Jurnal Perpustakaan Indonesia, 12(1), 55–70.

Qurrotu’ainii, A. (2024). Langkah-langkah dan tantangan manajemen koleksi perpustakaan sekolah. Jurnal Administrasi Perpustakaan, 3(1), 1–12.

Raman, S., & Subramaniam, M. (2014). Metadata practices and OPAC enhancement in modern libraries. International Journal of Knowledge Organization, 9(1), 23–31.

Rasmanah, C. (2024). Peran manajemen koleksi dalam meningkatkan pemanfaatan perpustakaan. Jurnal Perpustakaan Sekolah, 13(1), 33–47.

Ridwan, M. (2019). Penerapan klasifikasi DDC dalam pengorganisasian koleksi. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 4(1), 55–66.

Rowley, J., & Hartley, R. (2008). Organizing knowledge: An introduction to managing access to information (4th ed.). Facet Publishing.

RZA Syam, Indah, R. N., & Ismail, D. T. (2020). Kebijakan manajemen koleksi di perpustakaan universitas: Analisis kebutuhan pengguna. Jurnal Perpustakaan Akademik, 6(2), 77–92.

Saputi, D., et al. (2016). Peran pengelolaan koleksi dalam meningkatkan minat baca siswa. Jurnal Pendidikan Literasi, 2(1), 55–65.

Saputri, R., et al. (2022). Analisis kebutuhan koleksi perpustakaan sekolah berbasis siswa. Jurnal Pendidikan dan Perpustakaan, 11(1), 77–89.

Setyarini, S., Kalisa, P., & Kusumastuti, D. N. (2022). Pengembangan sistem Online Public Access Catalogue (OPAC) terpadu di lingkungan perpustakaan Universitas Negeri Semarang berbasis digital one stop integrated service. Warta Perpustakaan Pusat Undip, 15(2), 43–54.

Downloads

Published

2026-06-30