##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Asia Tenggara merupakan kawasan yang memiliki keragaman agama dan etnis yang menghuninya. Proses sejarah panjang yang dilalui kawasan ini berdampak dalam pembentukan karakter dan kebijakan politik negara. Sehingga setiap negara di kawasan Asia Tenggara memiliki pandangan berbeda dalam mengatur pluralitas masyarakat mereka karena perbedaan corak peristiwa sejarah, termasuk Laos yang menganut komunisme. Pada umumnya, negara berlabel komunis identik dengan tidak mendukung adanya suatu etnis atau suatu komunitas beragama. Artikel ini bertujuan menjelaskan tentang komunitas  Muslim di Laos sebagai kelompok masyarakat minoritas. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan sejarah politik. Pendekatan sejarah politik sangat terkait dengan power, sebagai alat untuk melihat bagaimana sebuah kebijakan diambil oleh pemerintah. Hasil penelitian menujukkan bahwa Laos menunjukkan progress yang baik dalam pemberdayaan umat beragama, termasuk terhadap komunitas Muslim. Walaupun sempat mengalami diskriminasi pada awal pendirian rezim komunis, amandemen Konstitusi Laos Tahun 1991 pada tahun 2003 membawa angin segar terhadap pemberdayaan komunitas Muslim Laos yang memiliki latar belakang ras yang beragam. Sejarah keras yang dialami komunitas Muslim sebagai pendatang ini, telah membentuk karakter mereka yang menjadi adaptif dan bermain aman di negara komunis. Komunitas Muslim tidak mengalami diskriminasi dikarenakan tidak adanya keterlibatan dalam sejarah kisruh politik perang saudara Laos di masa lampau, sebagaimana yang dialami Protestan hingga dianggap produk “impor” Amerika Serikat. Keterbatasan dalam jumlah dan tidak ada anggaran khusus negara untuk kegiatan beragama, membuat komunitas Muslim Laos memutar otak untuk menjalin kerjasama dengan asosiasi Muslim luar negeri seperti dari Thailand.

Keywords

Komunitas, Komunis, Muslim

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Erasiah, E., Surya Pratama, F., & Hazari, V. (2022). KOMUNITAS MUSLIM DI KAWASAN KOMUNIS. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 12(2), 149–167. Retrieved from https://www.rjfahuinib.org/index.php/khazanah/article/view/909

##journal.references##

  1. Abdurrahman, Dudung. Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.
  2. Afriantari, Rini. “Pemilu Di Laos: Dominasi Partai Rakyat Laos (LPRP) Dalam Menentukan Politbiro Dan Komite Pusat Meski Secara Ekonomi Mulai Menerapkan Nilai-Nilai Pasar Bebas.” Jurnal Online Westphalia 12, no. 2 (Juli-Desember 2013): 406-417.
  3. Akhmad, Chairul. Muslim Laos, Minoritas Tak Tertindas (1). 24 Oktober 2012. https://republika.co.id/berita/mcecr3/muslim-laos-minoritas-yang-tak-tertindas-1 (diakses November 6, 2022).
  4. Cooper, Robert. Cultureshock! Laos. Singapore: Marshall Cavendish International (Asia) Private Limited, 2008.
  5. Commitee on Foreign Relations of The U.S. Senate and International Relations of The U.S. House of Representatives Respectively. Annual Report on International Religious Freedom 2002. Annual Report, Department of State, Washington DC: Department of State, November 2002.
  6. Dahlan, M. “Dinamika Perkembangan Islam di Asia Tenggara Perspektif Histori.” Jurnal Adabiyah XIII, no. 1 (2013): 113-121.
  7. Dardiri & Helmiati, dkk. Sejarah Islam Asia Tenggara. Pekanbaru: ISAIS & Alaf Baru, 2006.
  8. Efanov, Vladimir. ISLAM DI NEGARA KOMUNIS, Kebijakan Uni Soviet Terhadap Kaum Beragama. Yogyakarta: Tanah Merah Press, 2018.
  9. Fadhly, Fabian. “Pemahaman Keagamaan Islam di Asia Tenggara Abad XIII-XX.” Millah: Jurnal Studi Agama 18, no. 1 (Agustus 2018): 51–78.
  10. Farouk, Omar & Hiroyuki Yamamoto. “Islam at the Margins: The Muslims of Indochina.” Center for Integrated Area Studies (CIAS) Discussion Paper No. 3. Kyoto: University Kyoto Japan, 2008.
  11. Farouk, Omar. “The Reorganization of Islam in Cambodia and Laos.” CIAS Kyoto University Discussion Paper 3 (Maret 2008): 70-85.
  12. Hidayat, Asep Achmad. Studi Kawasan Muslim Minoritas Asia Tenggara. Bandung: PUSTAKA RAHMAT, 2014.
  13. Hidayat, Asep Ahmad & Samsuddin, Dadan Rusmana, Ajid Hakim. Studi Islam di Asia Tenggara. Bandung: Pustaka Setia, 2013.
  14. Hinchey, Jane. Laos: Discover The Country, Culture and People. Belrose: Redback Publishing, 2019.
  15. International Work Group for Indigenous Affairs. The Constitutional and Political System.. https://web.archive.org/web/20100602213432/http://www.iwgia.org/sw17628.asp (diakses Oktober 17, 2022).
  16. Kettani, M. Ali. Minoritas Muslim di dunia Dewasa Ini. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2005.
  17. Kuntowijoyo. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Yayasan Benteng Budaya, 1995.
  18. Mansfield, Stephens. Laos,. New York: Cavendish Square Publishing LLC, 2017.
  19. Mutalib, Hussin. Islam in Southeast Asia. Singapura: Institute of Southeast Asian Studies, 2008.
  20. Nashrullah, Nashih. Islam di Laos, Nikmati Toleransi di Bawah Pemerintah Komunis. 5 Agustus 2020. https://republika.co.id/berita/qekagn320/islam-di-laos-nikmati-toleransi-di-bawah-pemerintah-komunis (diakses November 6, 2022).
  21. Republika. Belajar dari Gairah Minoritas Muslim Laos. 18 September 2014. https://republika.co.id/berita/nc34sc3/belajar-dari-gairah-minoritas-muslim-laos (diakses November 6, 2022).
  22. S. Yunanto & Adriana Elisabeth, Bilveer Singh, Chidchanok Rahimmula, Taha M. Basman, Karmarulnizam Abdullah, Kusnanto Anggoro. Gerakan Militan Islam: di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jakarta: Friedrich-Ebert-Stiftung (FES), 2003.
  23. Saifullah. Sejarah dan Kebudayaan Islam di Asia Tenggara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
  24. Schliesinger, Joachim. Ethnic Group of Laos: Profile of Sino-Tibetan-speaking peoples. Bangkok: White Lotus Press, 2003.
  25. Stuart-Fox, Martin. Historical Dictionary of Laos. Maryland: Scarecrow Press, 2008.
  26. “Suara Muhammadiyah.” Volume 92, no. Edisi 9-16 (Tahun 2007).
  27. Subarkah, Muhammad. Jejak Komunitas Islam di Laos. 8 Agustus 2020. https://ihram.co.id/berita/qepcye385/jejak-komunitas-islam-di-laos (diakses November 6, 2022).
  28. United States Department of State. Laos 2020 International Religious Freedom Report. International Religious Freedom Report for 2020, Washington DC: Office of International Religious Freedom, 2020, 1-14.